Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Berita Terbaru
»
Detail Berita


MUKISI Siapkan RSI Sultan Agung Semarang sebagai Pusat Kompetensi Layanan Kesehatan Syariah

Foto: Kunjungan Ketua Umum MUKISI dr. Burhanuddin Hamid Darmadji, MARS diterima Dirut RSI Sultan Agung, Dr. dr. Agus Ujianto, M.Si.Med., Sp.B., FISQua. (Dok. Humas RSI Sultan Agung)
Pasang Iklan
Editor : Joko Yuwono

Semarang, IKA Unissula -- Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) mulai mempersiapkan penguatan peran Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang sebagai salah satu pusat pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi layanan kesehatan berbasis syariah di Indonesia. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia kesehatan sekaligus mendorong penerapan prinsip-prinsip syariah dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan secara lebih luas.

Gagasan tersebut mengemuka dalam kunjungan jajaran Pengurus Besar MUKISI ke RSI Sultan Agung Semarang, Kamis (13/8/2026). Kunjungan dipimpin Ketua Umum MUKISI dr. Burhanuddin Hamid Darmadji, MARS, bersama Sekretaris Jenderal dr. H. Bima Achmad Bina Nurutama, MPH, MQM, dan Wakil Ketua dr. Hj. Hajar Fatma Sari, MARS., FISQua.

Pertemuan antara jajaran MUKISI dan RSI Sultan Agung tersebut menjadi momentum penting untuk menjajaki bentuk kerja sama yang lebih strategis. Pembahasan tidak hanya mencakup aspek pelayanan kesehatan, tetapi juga menyentuh bidang pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan, implementasi kebijakan, serta penyusunan dan pengembangan standar layanan kesehatan yang mengacu pada prinsip syariah.

Kerja sama tersebut dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan secara lebih luas karena RSI Sultan Agung telah memiliki pengalaman dalam menerapkan pendekatan pelayanan kesehatan yang menggabungkan standar nasional dengan standar berbasis syariah. Pengalaman tersebut dapat menjadi salah satu fondasi dalam membangun sistem pendidikan dan pengembangan kompetensi yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh tenaga kesehatan maupun rumah sakit Islam di berbagai daerah.

Baca Juga : Kebun Jiwa dan Sakramen Kesembuhan: Merajut Empat Pilar Kesehatan dalam Harmoni Ilahi

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membicarakan kemungkinan pengembangan kembali gagasan BPJS Syariah yang sebelumnya pernah disampaikan Direktur Utama RSI Sultan Agung Semarang, Dr. dr. Agus Ujianto, M.Si.Med., Sp.B., FISQua. Pembahasan mengenai gagasan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat kemungkinan pengembangan ekosistem pelayanan kesehatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta prinsip-prinsip layanan kesehatan Islam.

RSI Sultan Agung sendiri memiliki keterkaitan historis dengan perjalanan MUKISI. Rumah sakit tersebut menjadi salah satu institusi yang turut berperan dalam proses awal berdirinya MUKISI. Hubungan historis tersebut menjadi salah satu faktor yang memperkuat peluang terjalinnya kembali kerja sama dalam bidang pelayanan, pendidikan, pelatihan, serta pengembangan standar kesehatan syariah.

Hingga kini, RSI Sultan Agung konsisten mengembangkan layanan dengan pendekatan hybrid, yakni menggabungkan standar akreditasi nasional dengan standar akreditasi syariah dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan berbasis syariah dapat berjalan berdampingan dengan sistem mutu dan standar pelayanan kesehatan yang berlaku secara nasional.

Baca Juga : Jalin Kolaborasi, Raih Prestasi: Ketua IKA Unissula DPD Sulawesi Tenggara Raih Penghargaan pada HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara

Halaman :

Kata Kunci : Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) mulai mempersiapkan penguatan peran Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang sebagai salah satu pusat pendidikan, pelatihan, dan pengemban

Pasang Iklan

Profile Alumni

Lihat Semua

Pasang IklanPasang Iklan

Agenda Kegiatan

Lihat Semua

Pasang Iklan

Berita Lainnya

Lihat Semua
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Lowongan Kerja
Lihat Semua


whatsapp