Kota Kendari sendiri saat ini dinilai sebagai salah satu wilayah yang paling diperhitungkan dalam peta pengembangan ekonomi kreatif di tingkat provinsi. Hal itu tidak lepas dari meningkatnya jumlah pelaku usaha kreatif di bidang kuliner, fesyen, kriya, jasa digital, dan industri rumah tangga.
Kehadiran figur-figur pendamping seperti Adi menjadi salah satu faktor penting yang mempercepat perkembangan tersebut. Melalui kolaborasi dengan pemerintah, perbankan, akademisi, dan komunitas, UMKM memiliki ruang tumbuh yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Rasa Syukur dan Haru
Baca Juga : Tersisa Kuota 1.838 Jemaah, Pelunasan Biaya Haji Khusus Diperpanjang Hingga 21 Februari 2025
Menanggapi penghargaan yang diterimanya, Adi Yanto Saputra menyampaikan rasa syukur dan haru atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terhadap perjuangan para pelaku UMKM.
“Saya sangat bahagia dan terharu. Upaya yang kami lakukan bersama para praktisi UMKM selama bertahun-tahun ini akhirnya mendapat perhatian dan apresiasi yang luar biasa dari Pemerintah Provinsi Sultra,” ungkapnya.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya milik pribadi, melainkan milik seluruh pelaku UMKM yang selama ini berjuang dalam keterbatasan, terus bertahan, dan tetap berinovasi di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Baca Juga : Pelantikan Direktur Utama Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Masa Bakti 2025-2026Kata Kunci : Ketua IKA Unissula Sulawesi Tenggara Raih Penghargaan pada HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara



